Page 110 - Buku Ajar BAHASA INGGRIS
P. 110
Dalam pelaksanaannya, asesmen erat kaitannya dengan penilaian
dan evaluasi. Untuk melakukan asesmen, guru mengumpulkan data
berupa informasi – informasi untuk mengukur ketercapaian.
Jenis asesmen menyesuaikan dengan pembelajaran. Pembelajaran
bahasa melakukan asesmen secara berbeda-beda, dikarenakan
adanya perbedaan skill bahasa yang menjadi pertimbangan. Dalam
pembelajaran bahasa, terdapat 4 skill yang menjadi objek asesmen,
yaitu speaking (berbicara), listening (menyimak), reading (membaca),
dan writing (menulis). Selain itu, terdapat dua komponen bahasa
yang juga menjadi objek asesmen yaitu grammar (tata bahasa) dan
vocabulary (kosakata).
Pada bab ini penulis menyajikan informasi berupa tujuan
pelaksanaan asesmen pembelajaran dan asesmen pembelajaran pada
setiap skill pembelajaran bahasa.
Tujuan Asesmen Pembelajaran
Beberapa ahli melakukan penelitian terkait asesmen pembelajaran.
Berikut beberapa paparan para ahli tentang tujuan asesmen
pembelajaran.
Zahrok (2009) mengemukakan tujuh (7) tujuan pelaksanaan
asesmen dalam pembelajaran, yakni untuk:
1. Menginvestigasi kekuatan dan kelemahan peserta didik;
2. Memantau kemajuan peserta didik dalam proses pembelajaran;
3. Menentukan tingkat kemampuan peserta didik dalam
pembelajaran;
4. Informasi dalam penentuan efektivitas pembelajaran;
5. Memberikan informasi untuk mempengaruhi persepsi public
terhadap efektivitas pembelajaran;
6. Mengevaluasi performance guru; dan
7. Mengklarifikasi tujuan pembelajaran yang dirancang.
B. dan Hariyanto (2014) mengemukakan terdapat enam (6)
tujuan pelaksanaan asesmen dalam pembelajaran, yakni untuk:
130 BUKU AJAR BAHASA INGGRIS

